Cerita Sex Mahasiswi Di Kampus Ui

Posted on

Cerita Sex Panas Ini Berkisah”Cerita Sex Mahasiswi Di Kampus Ui”Cerita Dewasa,Cerita Sex,Cerita Panas,Cerita bokep,Cerita Ngentot,Cerita ABG,Cerita Sedarah,Cerita Tante,Cerita Sex Selingkuh,Cerita Terbaru 2017

 

Itil Sex-Sebut saja namanya lena, mahasiswi teknik sebuah perguruan tinggi swasta di jakarta barat. Dia teman satu jurusan beda angkatan. Sejak masa ospek aku sudah mulai memuji kecantikannya, seringkali aku membantunya lepas dari hukuman senior-senior yang lain. Aku adalah senior pelindung lena.

Cerita Sex Mahasiswi Di Kampus Ui

Cerita Sex

2 Tahun setelah ospek, aku mulai berani mendekati lena. Sayangnya itu adalah tahun terakhirku sebagai mahasiswa, sedangkan lena sendiri baru semester memasuki semester 5. Dengan pendekatan yang intensif meminjamkan buku-buku kuliah yang sudah tidak ku gunakan lagi, lama-kelamaan lena luluh hatinya dan aku bisa masuk dalam kehidupannya sebagai cowoknya.
Aku termasuk mahasiswa yang senang nongkrong dikampus sampai malam hari, biasanya kalo bukan UKM, ruangan himpunan mahasiswa menjadi tempat tongkrongan sampai larut malam. Lena berasal dari bangka, keluarganya semua disana. Dijakarta dia ngekos dekat kampus, hanya 10 menit berjalan kaki sudah sampai dikosannya. Sebetulnya bukan kosan, tapi rumah kontrakan karena lena dan temannya dari fakultas lain saweran untuk ngontrak agar lebih bebas dan tidak diatur oleh pemilik kost. Karna itulah jam berapapun lena pulang itu tidak masalah.
Hari sabtu mata kuliah biasanya hanya sampai jam 2 siang, selepas itu banyak teman-teman yang langsung pulang. Kawan-kawan yang nongkrong sabtu itu jam 5 sore tinggal si raymon mahasiswa satu angkatan aku. Selebihnya tinggal aku dan rena, jadi sore itu tinggal kami bertiga nongkrong di ruangan himpunan. Sebagai gambaran, ruangan himpunan kami ber ac dan tertutup rapat, walupun tertutup tapi kepulan asap rokok tidak henti-hentinya berhembus dalam ruangan.
Aku memberikan kode ke raymon agar dia lekas pulang dan meninggalkan aku berdua dengan lena. Raymon cepat tanggap, dan dia pamit pulang duluan. Hari mulai gelap tinggal aku dan lena berdua diruang himpunan mahasiswa. Dalam ruangan ada komputer yang biasa dipakai untuk membuat surat-surat serta game sebagai pembunuh kebosanan dikampus. Lena menyalakan pc mencari game, ada satu game yang aku baru lihat padahal kemarin belum ada. Aku minta lena memainkannya, dan ketika game dimulai itu adalah game dewasa yang memainkan karakter manusia berhubungan seks.
Melihat itu lena seperti penasaran, berawal dari memilih karakter perempuan dan pakaian dalam sexy yg dikenakannya. Lena asik melanjutkan game seks yang mungkin didownload sama teman-teman yg usil. Tapi justru dari situ aku mendapatkan kesempatan memperoleh kehangatan tubuh lena pacarku.
“Gamenya seru ya?” tanyaku sambil cengengesan dan raut muka sange.
“Iya nih, temen kost juga sering cerita sex kalo lagi kumpul”. Jawab rena.
“Ah, serius say?” Aku biasa memanggil rena “say” kalo hanya kita berdua.
“Bener bang, mereka pada cerita pengalaman sex sama cowoknya”. “Hampir semua teman kost lena udah gak perawan.” sambung lena.
“Kamu sendiri masih perawankan?” Tanyaku sedikit becanda. Soalnya menanyakan keperawanan terhadap wanita adalah hal yang sensitif.
“Pasti dong bang, lena pertama kali pacaran aja sama abang”. Dengan mimik bangga lena menjawab.
Kalo main game ngewe gini bisa-bisa malem ini lena gak perawan lagi nih (aku membatin dalam hati). “Kamu seru amat mainin gamenya, awas nanti pengen lho?” Tanyaku memancing.
“Kalo pengen, ada abang ini… hehehe..” Jawab lena sekenanya.
Pancinganku mengena, selama ini kita pacaran cuma paling jauh menjelajahi sekwilda (sekitar wilayah dada). Lena juga biasa mengulum penisku jika aku lagi horni. 15 menit bermain game seks sepertinya lena mulai horni. Dia ijin ke toilet katanya mau pipis, sekembalinya dari toilet lena senyam-senyum sambil berbisik “Aman”.
“Apanya yang aman?” Tanyaku heran.
“Diluar sepi, dan penjaga kampus biasanya kontrol dua jam lagi.. Lena horni abis main game itu, pengen nyepong penis abang”. Jawab lena tanpa basa basi.
“Selot dulu itu pintu, jangan sampe ada yang masuk waktu kita senang-senang, hihihi”.
Pintu diselot lena dan mematikan lampu ruangan, sehingga jika dilihat dari luar ruangan itu tampak sudah kosong. Tingkat kecerahan monitor aku kecilkan agar cahaya yang timbul jadi redup dan remang-remang. Setelah itu dengan sepontan lena membuka kancing kemeja bagian atas mengeluarkan payudaranya dan menyodorkan kemukaku. Dalam sekejap pentil payudara lena aku kenyot sekuatnya hingga lena menggelinjang tanda mendapatkan kenikmatan yang hebat. Baca lanjutan cerita pengalaman ngentot di kampus
 Lena mulai menjamah penisku yang tengah menegang keras, tangannya terampil menyusup kebalik celana. Digenggamnya penisku dengan kocokan perlahan-lahan. Bagi pembaca yang belum mengetahui cerita sebelumnya sebaiknya baca dulu dengan. Rintihan lena saat teteknya kukulum ditambah kocokan perlahan pada penisku menambah suasana tambah panas walaupun ac diruangan sebetulnya dingin sekali.
Lena langsung kurebahkan dan aku mulai mengangkat roknya. Tanpa diminta, lena menurunkan celana dalamnya hingga tampaklah dalam keremangan memek jembut lebat basah yang minta dijilat. Dengan lahapnya kujilati mulai paha lena sampai belahah memek pacarku. Lena semakin merintih tak karuan saat kujilati mekinya. 10 menit asik jilmek pacar langsung aku tindih lena kemudian menciumi daerah leher dan belakang kupingnya.
Sambil menciumi tubuh lena, aku membuka retsleting dan membebaskan penis yang dari tadi sudah berontak ingin bertemu sarungnya. Aku mulai menyelipkan penis diantara paha lena, menggesek-gesekan dibibir memek lena. Semakin banyak cairan yang keluar dari pala kontol dan memek lena hingga semakin licin dan tiba-tiba slep slep slep, terbenamlah seluruh kontol dalam memek lena. Lena menjerit kecil, sambil menarik pantatnya menjauh mengeluarkan penisku yang sempat masuk dalam liang kewanitaannya. Kutatap muka lena yang kini tampak sayu, dia menyadari penisku tadi sudah masuk ke memeknya. Hingga hilang keperawanan lena.
“Sudah tanggung bang, tadi abang sudah merengut keperawanan lena.” Bisik lena dikupingku.
“Kita lanjutkan saja bang, lena rela nyerahin harta yang berharga buat abang karna lena cinta abang”. Lanjut lena.
Tanpa pikir panjang karna tadi sudah merasakan benar-benar kenikmatan dunia, aku mulai membenamkan kembali penis ke dalam vagina lena. Dengan genjotan perlahan dan penambahan kecepatan genjot sedikit-dikit, semakin membuat lena merasakan nikmatnya ngentot.
Hanya 10 menit kocokan penis dalam vagina dan mulai terasa pala kontol berkedut tanda spermaku sudah mau muncrat. Langsung ku cabut penis dari meki lena, dan menyemburlah sperma di paha lena hingga mengenai rok lena. Tangan lena dengan sigap meraih tas mengambil tisue yang selalu tersedia di tasnya. Dia mulai membersihkan spermaku dari rok dan pahanya. Dan dengan telaten membersihkan sperma yang tersisa di penisku.
Setelah itu lena merapikan kemeja dan roknya kemudian menghidupkan lamu dan mematikan pc. Saat lampu dihidupkan terlihat dengan jelas darah keperawanan lena di tisue yang tadi untuk ngelap memeknya. Sejak kejadian ML di kampus itu lena mulai menjauh dariku, hingga saat kelulusanku dia meminta hubungan kita berakhir. Itu pengalaman masa muda waktu jadi mahasiswa, dan kami juga sempat sekali lagi ngentot waktu mahasiswa menduduki gedung dpr saat demo tahun 98. Di toilet gedung dpr dengan posisi berdiri kami berhubungan seks, tapi untuk berjaga-jaga hal-hal yang tidak diinginkan waktu itu kami ML menggunakan kondom. Demikianlah cerita merengut keperawanan pacar di kampus.
Cerita Dewasa,Cerita Sex,Cerita Panas,Cerita bokep,Cerita Ngentot,Cerita ABG,Cerita Sedarah,Cerita Tante,Cerita Sex Selingkuh,Cerita Terbaru 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *